Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Cuma Tulisan’ Category


you_are_everything_500

You are Everything To Somebody Right now at this very minute

someone is very proud of you
someone is thinking of you
someone cares about you
someone misses you
someone wants to talk to you
someone wants to be with you
someone hopes you aren’t in trouble

someone is thankful for the support you have provided
someone wants to hold your hand

someone hopes everything turns out all right
someone wants you to be happy

someone wants you to find them
someone is celebrating your successes
someone wants to give you a gift
someone think you ARE a gift
someone hopes you are not too cold, or too hot
someone wants to hug you
someone loves you
someone wants to lavish you with small gifts
someone admires your strength
someone is thinking of you and smiling
someone wants to be your shoulder to cry on
someone wants to go out with you and have a lot of fun
someone thinks the world of you
someone wants to protect you
someone would do anything for you
someone wants to be forgiven
someone is grateful for your forgiveness
someone wants to laugh with you about old times
someone remembers you and wishes you were there
someone is praising God for you
someone needs to know that your love is unconditional

somebody values your advice
someone wants to tell you how much they care
someone wants to stay up watching old movies with you
someone wants to share their dreams with you
someone wants to hold you in their arms
someone wants YOU to hold them in your arms
someone treasures your spirit
someone wishes they could STOP time because of you
someone praises God for your friendship and love
someone can’t wait to see you
someone wishes that things didn’t have to change
someone loves you for who you are
someone loves the way you make them feel
someone wants to be with you
someone is hoping they can grow old with you
someone hears a song that reminds them of you
someone wants you to know they are there for you
someone is glad that you’re their friend
someone wants to be your friend
someone stayed up all night thinking about you
someone is alive because of you
someone is remorseful after losing your friendship
someone is wishing that you would notice them
someone wants to get to know you better
someone believes that you are their soul mate
someone wants to be near you
someone misses your guidance and advice

someone values your guidance and advice

someone has faith in you

someone trusts you
someone needs you to send them this letter
someone needs your support
someone needs you to have faith in them
someone needs you to let them be your friend
someone will cry when they read this

Advertisements

Read Full Post »

Keep Your Fork


fork-with-tomato1

There was a young woman who had been diagnosed with a terminal illness and had been given three months to live. So as she was getting her things “in order,” she contacted her pastor and had him come to her house to discuss certain aspects of her final wishes. She told him which songs she wanted sung at the service, what scriptures she would like read, and what outfit she wanted to be buried in.

Everything was in order and the pastor was preparing to leave when the young woman suddenly remembered something very important to her. “There’s one more thing,” she said excitedly.

“What’s that?” came the pastor’s reply.

“This is very important,” the young woman continued.
“I want to be buried with a fork in my right hand.”

The pastor stood looking at the young woman, not knowing quite what to say.

“That surprises you, doesn’t it?” the young woman asked.

“Well, to be honest, I’m puzzled by the request,” said the pastor.

The young woman explained. “My grandmother once told me this story, and from there on out, I have always done so. I have also, always tried to pass along its message to those I love and those who are in need of encouragement.

‘In all my years of attending church socials and potluck dinners, I always remember that when the dishes of the main course were being cleared, someone would inevitably lean over and say, ‘Keep your for k’ It was my favorite part because I knew that something better was coming … like velvety chocolate ca ke or deep-dish apple pie, Something wonderful, with substance!’ So, I just want people to see me there in that casket with a fork in my hand and I want them to wonder “What’s with the fork ?” Then I want you to tell them: “Keep your fork … the best is yet to come.” The pastor’s eyes welled up with tears of joy as he hugged the young woman good-bye.

He k new this would be one of the last times he would see her before her death.. But he also k new that the young woman had a better grasp of heaven than he did. She had a better grasp of what heaven would be like than many people twice her age, with twice as much experience and knowledge. She KNEW that something better was coming.

At the funeral people were walking by the young woman’s casket and they saw the pretty dress she was wearing and the for k placed in her right hand. Over and over, the pastor heard the question “What’s with the for k ?” And over and over he smiled.
During his message, the pastor told the people of the conversation he had with the young woman shortly before she died. He also told them about the for k and about what it symbolized to her.

The pastor told the people how he could not stop thin king about the fork and told them that they probably would not be able to stop thinking about it either.

He was right.

So the next time you reach down for your fork , let it remind you ever so gently, that the best is yet to come.

Friends are a very rare jewel, indeed. They make you smile and encourage you to succeed. They lend an ear, they share a word of praise, and they always want to open their hearts to us.

Show your friends how much you care. Remember to always be there for them, even when you need them more. For you never know when it may be their time to “Keep your fork.”

Cherish the time you have, and the memories you share. Being friends with someone is not an opportunity but a sweet responsibility.

Read Full Post »


LOVE-QUOTES-Sometimes-the-heart-sees-what-is-invisible-to-the-eye

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur? ketika kita menangis? ketika kita membayangkan ? . Itu karena hal terindah di dunia ini TIDAK TERLIHAT…

Ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya SEJALAN dengan kita, kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan serupa yang dinamakan CINTA.

Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan. Orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan.. . Tapi ingatlah…melepask an BUKAN akhir dari dunia, melainkan awal suatu kehidupan baru. Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis, mereka yang tersakiti, mereka yang telah mencari…dan mereka yang telah mencoba. Karena MEREKALAH yang bisa menghargai betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka…

CINTA yang AGUNG? adalah ketika kamu menitikkan air mata dan MASIH peduli terhadapnya, adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIH menunggunya dengan setia, adalah ketika dia mulai mencintai yang lain dan kamu MASIH bisa tersenyum sembari berkata ‘Aku turut berbahagia untukmu’.

Apabila cinta tidak berhasil…BEBASKAN dirimu…biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas LAGI. Ingatlah…bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya. tapi ketika cinta itu mati, kamu TIDAK perlu mati bersamanya.. .

Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang, MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh. Entah bagaimana dalam perjalanan kehidupan, kamu belajar tentang dirimu sendiri dan menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya ada. HANYALAH penghargaan abadi atas pilihan-pilihanan kehidupan yang telah kau buat.

TEMAN SEJATI… mengerti ketika kamu berkata ‘aku lupa..’,

menunggu selamanya ketika kamu berkata ‘tunggu sebentar’.

Tetap tinggal ketika kamu berkata ‘tinggalkan aku sendiri’.

Membuka pintu meski kamu BELUM mengetuk dan berkata ‘bolehkah saya masuk ?’.

MENCINTAI..BUKANlah bagaimana kamu melupakan, melainkan bagaimana kamu MEMAAFKAN.

BUKANlah bagaimana kamu mendengarkan, melainkan bagaimana kamu MENGERTI.

BUKANlah apa yang kamu lihat, melainkan apa yang kamu RASAKAN.

BUKANlah bagaimana kamu melepaskan, melainkan bagaimana kamu BERTAHAN.

Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati, dibandingkan menangis tersedu-sedu.

Air mata yang keluar dapat dihapus, sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka yang tidak akan pernah hilang.

Dalam urusan cinta, kita SANGAT JARANG menang..

Tapi ketika CINTA itu TULUS, meskipun kalah, kamu TETAP MENANG hanya karena kamu berbahagia dapat mencintai seseorang…

LEBIH dari kamu mencintai dirimu sendiri.

Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita,

MELAINKAN karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.

Kadang kala, orang yang kamu cintai adalah orang yang PALING menyakiti hatimu

Dan kadang kala, teman yang menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kamu sadari.

Read Full Post »


Ceritakan pada Dunia Untukku
Oleh: John Powell, S.J.

how-to-live-life

Sekitar 14 tahun yang lalu, aku berdiri menyaksikan para mahasiswaku
berbaris memasuki kelas untuk mengikuti kuliah pertama tentang teologi iman.
Pada hari itulah untuk pertama kalinya aku melihat Tommy.
Dia sedang menyisir rambutnya yang terurai sampai sekitar 20 cm dibawah
bahunya.
Penilaian singkatku: dia seorang yang aneh ? sangat aneh.

Tommy ternyata menjadi tantanganku yang terberat.
Dia terus-menerus mengajukan keberatan.
Dia juga melecehkan tentang kemungkinan Tuhan mencintai secara tanpa pamrih.

Ketika dia muncul untuk mengikuti ujian di akhir kuliah, dia bertanya dengan
agak sinis, “Menurut Pastor apakah saya akan pernah menemukan Tuhan?”
Tidak,” jawabku dengan sungguh-sungguh.

“Oh,” sahutnya.

“Rasanya Anda memang tidak pernah mengajarkan bagaimana menemukan Tuhan.”
Kubiarkan dia berjalan sampai lima langkah lagi dari pintu, lalu kupanggil.
“Saya rasa kamu tak akan pernah menemukan-Nya.
Tapi, saya yakin Dialah yang akan menemukanmu.”

Tommy mengangkat bahu, lalu pergi.

Aku merasa agak kecewa karena dia tidak bisa menangkap maksud kata-kataku.
Kemudian kudengar Tommy sudah lulus, dan saya bersyukur.

Namun kemudian tiba berita yang menyedihkan: Tommy mengidap kanker yang sudah parah.
Sebelum saya sempat mengunjunginya, dia yang lebih dulu menemui saya.
Saat dia melangkah masuk ke kantor saya, tubuhnya sudah menyusut, dan rambutnya yang panjang sudah rontok karena pengobatan dengan kemoterapi.

Namun, matanya tetap bercahaya dan suaranya, untuk pertama kalinya, terdengar tegas.
“Tommy ! Saya sering memikirkanmu. Katanya kamu sakit keras?” tanyaku
langsung.
“Oh ya, saya memang sakit keras. Saya menderita kanker. Waktu saya hanya tinggal beberapa minggu lagi.”

“Kamu mau membicarakan itu?”

“Boleh saja. Apa yang ingin Pastor ketahui?”

“Bagaimana rasanya baru berumur 24 tahun, tapi kematian sudah menjelang?”
Jawabnya, “Ini lebih baik ketimbang jadi lelaki berumur 50 tahun namun mengira bahwa minum minuman keras, bermain perempuan, dan memburu harta adalah hal-hal yang ‘utama’ dalam hidup ini.”

Lalu dia mengatakan mengapa dia menemuiku.
“Sesuatu yang Pastor pernah katakan pada saya pada hari terakhir kuliah
Pastor.
Saya bertanya waktu itu apakah saya akan pernah menemukan Tuhan, dan Pastor mengatakan tidak. Jawaban yang sungguh mengejutkan saya.
Lalu, Pastor mengatakan bahwa Tuhanlah yang akan menemukan saya. Saya sering memikirkan kata-kata Pastor itu, meskipun pencarian Tuhan yang saya lakukan pada masa itu tidaklah sungguh-sungguh.
“Tetapi, ketika dokter mengeluarkan segumpal daging dari pangkal paha saya”,
Tommy melanjutkan “dan mengatakan bahwa gumpalan itu ganas, saya pun mulai serius melacak Tuhan.
Dan ketika tumor ganas itu menyebar sampai ke organ-organ vital,saya benar-benar menggedor-gedor pintu surga.

Tapi tak terjadi apa pun..”

Lalu, saya terbangun di suatu hari, dan saya tidak lagi berusaha keras mencari-cari pesan itu. Saya menghentikan segala usaha itu. Saya memutuskan untuk tidak peduli sama sekali pada Tuhan, kehidupan setelah kematian, atau hal-hal sejenis itu.”

“Saya memutuskan untuk melewatkan waktu yang tersisa melakukan hal-hal penting,” lanjut Tommy.
“Saya teringat tentang Pastor dan kata-kata Pastor yang lain: Kesedihan yang paling utama adalah menjalani hidup tanpa mencintai. Tapi hampir sama sedihnya, meninggalkan dunia ini tanpa mengatakan pada orang yang saya cintai bahwa kau mencintai mereka.

Jadi saya memulai dengan orang yang tersulit: ayah saya.
“Ayah Tommy waktu itu sedang membaca koran saat anaknya menghampirinya.”
“Pa, aku ingin bicara.” “Bicara saja.”
“Pa, ini penting sekali.”
Korannya turun perlahan 8 cm. “Ada apa?”
“Pa, aku cinta Papa. Aku hanya ingin Papa tahu itu.”
Tommy tersenyum padaku saat mengenang saat itu.
“Korannya jatuh ke lantai. Lalu ayah saya melakukan dua hal yang seingatku belum pernah dilakukannya. Ia menangis dan memelukku.
Dan kami mengobrol semalaman, meskipun dia harus bekerja besok paginya.”

“Dengan ibu saya dan adik saya lebih mudah,” sambung Tommy.
“Mereka menangis bersama saya, dan kami berpelukan, dan berbagi hal yang kami rahasiakan bertahun-tahun. Saya hanya menyesalkan mengapa saya harus menunggu sekian lama. Saya berada dalam bayang-bayang kematian, dan saya baru memulai terbuka pada semua orang yang sebenarnya dekat dengan saya.

“Lalu suatu hari saya berbalik dan Tuhan ada di situ. Ia tidak datang saat saya memohon pada-Nya. Rupanya Dia bertindak menurut kehendak-Nya dan pada waktu-Nya. Yang penting adalah Pastor benar. Dia menemukan saya bahkan setelah saya berhenti mencari-Nya.”

“Tommy,” aku tersedak,

“Menurut saya, kata-katamu lebih universal daripada yang kamu sadari. Kamu menunjukkan bahwa cara terpasti untuk menemukan Tuhan adalah bukan dengan membuatnya menjadi milik pribadi atau penghiburan instan saat membutuhkan, melainkan dengan membuka diri pada cinta kasih.”

“Tommy,” saya menambahkan, “boleh saya minta tolong? Maukah kamu datang ke kuliah teologi iman dan mengatakan kepada para mahasiswa saya apa yang baru kamu ceritakan?”

Meskipun kami menjadwalkannya, ia tak berhasil hadir hari itu.
Tentu saja, karena ia harus berpulang.
Ia melangkah jauh dari iman ke visi.
Ia menemukan kehidupan yang jauh lebih indah daripada yang pernah dilihat mata kemanusiaan atau yang pernah dibayangkan.

Sebelum ia meninggal, kami mengobrol terakhir kali.
Saya tak akan mampu hadir di kuliah Pastor,” katanya.
“Saya tahu, Tommy.”
“Maukah Pastor menceritakannya untuk saya?
Maukah Pastor menceritakannya pada dunia untuk saya?”
“Ya, Tommy. Saya akan melakukannya.”

Read Full Post »

Cinta Abadi


images

Such as a wonderful story.
Dahulu kala,langit dan laut saling jatuh cinta.
Mereka sama2 saling menyukai 1 sama lain. Saking sukanya laut terhadap
langit, warna laut = langit, saking sukanya langit terhadap laut, warna langit = laut.

Setiap senja datang, si laut dengan lembut sekali membisikkan “aku cinta padamu” ke telinga langit. Setiap langit mendengar bisikan penuh cinta lautpun, langit tidak menjawab apa2 hanya tersipu2 malu wajahnya semburat kemerahan.

Suatu hari,datang awan…begitu melihat kecantikan si langit, awan seketika itu juga jatuh hati terhadap langit. Tentu saja langit hanya mencintai laut, setiap hari hanya melihat laut saja.
Awan sedih tapi tak putus asa, mencari cara dan akhirnya menemukan akal bulus. Awan mengembangkan dirinya sebesar mungkin dan menyusup ke tengah2 langit dan laut, menghalangi pandangan langit dan laut terhadap 1 sama lain.
Laut merasa marah karena tidak bisa melihat langit, sehingga dengan gelombangnya,laut berusaha menyibak awan yang mengganggu pandangannya.Tapi tentu saja tidak berhasil.

Lalu datanglah angin, yang sejak dulu mengetahui hubungan laut dan langit merasa harus membantu mereka menyingkirkan awan yang mengganggu.

Dengan tiupan keras dan kuat, angin meniup awan …
Awan terbagi2 menjadi banyak bagian, sehingga tidak bisa lagi melihat langit dengan jelas, tidak bisa lagi berusaha mengungkapkan perasaan terhadap langit. Sehingga ketika merasa tersiksa dengan perasaan cinta terhadap langit, awan menangis sedih.

Hingga sekarang, kasih antara langit dan laut tidak terpisahkan.
Kitabisa melihat di mana mereka menjalin kasih.
Setiap ke laut, di mana ada 1 garis antara laut dan langit,di situlah mereka sedang memadu kasih.

Read Full Post »

Anak Anjing


cute-puppies-added-on-license-free-for-216574

Sebuah toko hewan peliharaan (pet store) memasang papan iklan yang menaik bagi
anak-anak kecil, “Dijual Anak Anjing”.
Segera saja seorang anak lelaki datang, masuk ke dalam toko dan bertanya
“Berapa harga anak anjing yang anda jual itu?”

Pemilik toko itu menjawab, “Harganya berkisar antara 30 – 50 Dollar.”

Anak lelaki itu lalu merogoh saku celananya dan mengeluarkan beberapa keping
uang, “Aku hanya mempunyai 2,37 Dollar, bisakah aku melihat-lihat anak anjing
yang anda jual itu?”

Pemilik toko itu tersenyum. Ia lalu bersiul memanggil anjing-anjingnya.

Tak lama dari kandang aning munculah anjingnya yang bernama Lady yang diikuti oleh lima ekor anak anjing. Mereka berlari-larian di sepanjang lorong toko. Tetapi, ada satu anak anjing yang tampak berlari tertinggal paling belakang. Si anak lelaki itu menunjuk pada anak anjing yang paling terbelakang dan tampak cacat itu.

Tanyanya, “Kenapa dengan anak anjing itu?”
Pemilik toko menjelaskan bahwa ketika dilahirkan anak anjing itu mempunyai kelainan di pinggulnya, dan akan menderita cacat seumur hidupnya.

Anak lelaki itu tampak gembira dan berkata, “Aku beli anak anjing yang cacat itu.”

Pemilik toko itu menjawab, “Jangan, jangan beli anak anjing yang cacat itu. Tapi jika kau ingin memilikinya, aku akan berikan anak anjing itu padamu.”

Anak lelaki itu jadi kecewa. Ia menatap pemilik toko itu dan berkata,
“Aku tak mau kau memberikan anak anjing itu cuma-cuma padaku. Meski cacat anak anjing itu tetap mempunyai harga yang sama sebagaimana anak anjing yang lain. Aku akan bayar penuh harga anak anjing itu. Saat ini aku hanya mempunyai 2,35 Dollar. Tetapi setiap hari akan akan mengangsur 0,5 Dollar sampai lunas harga anak anjing itu.”

Tetapi lelaki itu menolak, “Nak, kau jangan membeli anak anjing ini. Dia tidak bisa lari cepat. Dia tidak bisa melompat dan bermain sebagaiman anak anjing lainnya.”

Anak lelaki itu terdiam. Lalu ia melepas menarik ujung celana panjangnya. Dari balik celana itu tampaklah sepasang kaki yang cacat. Ia menatap pemilik toko itu dan berkata,
Tuan, aku pun tidak bisa berlari dengan cepat. Aku pun tidak bisa melompat-lompat dan bermain-main sebagaimana anak lelaki lain. Oleh karena itu aku tahu, bahwa anak anjing itu membutuhkan seseorang yang mau mengerti penderitaannya.”

Kini pemilik toko itu menggigit bibirnya. Air mata menetes dari sudut matanya.
Ia tersenyum dan berkata, “Aku akan berdoa setiap hari agar anak-anak anjing ini mempunyai majikan sebaik engkau.”

Read Full Post »


Rainbow1

Di suatu masa warna-warna dunia mulai bertengkar Semua menganggap dirinyalah yang terbaik yang paling penting, yang paling bermanfaat, yang paling disukai.

HIJAU berkata:

“Jelas akulah yang terpenting. Aku adalah pertanda kehidupan dan harapan. Aku dipilih untuk mewarnai rerumputan, pepohonan dan dedaunan. Tanpa aku, semua hewan akan mati. Lihatlah ke pedesaan, aku adalah warna mayoritas…”

BIRU menginterupsi:

“Kamu hanya berpikir tentang bumi, pertimbangkanlah langit dan samudra luas. Airlah yang menjadi dasar kehidupan dan awan mengambil kekuatan dari kedalaman lautan. Langit memberikan ruang dan kedamaian dan ketenangan. Tanpa kedamaian, kamu semua tidak akan menjadi apa-apa”

KUNING cekikikan:

“Kalian semua serius amat sih? Aku membawa tawa, kesenangan dan kehangatan bagi dunia. Matahari berwarna kuning, dan bintang-bintang berwarna kuning. Setiap kali kau melihat bunga matahari, seluruh dunia mulai tersenyum. Tanpa aku, dunia tidak ada kesenangan.”

ORANYE menyusul dengan meniupkan trompetnya:

“Aku adalah warna kesehatan dan kekuatan. Aku jarang, tetapi aku berharga karena aku mengisi kebutuhan kehidupan manusia. Aku membawa vitamin-vitamin terpenting. Pikirkanlah wortel, labu, jeruk, mangga dan pepaya. Aku tidak ada dimana-mana setiap saat, tetapi aku mengisi lazuardi saat fajar atau saat matahari terbenam. Keindahanku begitu menakjubkan hingga tak seorangpun dari kalian akan terbetik di pikiran orang.”

MERAH tidak bisa diam lebih lama dan berteriak:

“Aku adalah Pemimpin kalian. Aku adalah darah – darah kehidupan! Aku adalah warna bahaya dan keberanian. Aku berani untuk bertempur demi suatu kuasa. Aku membawa api ke dalam darah. Tanpa aku, bumi akan kosong laksana bulan. Aku adalah warna hasrat dan cinta, mawar merah,poinsentia dan bunga poppy.”

UNGU bangkit dan berdiri setinggi-tingginya ia mampu:

Ia memang tinggi dan berbicara dengan keangkuhan. “Aku adalah warna kerajaan dan kekuasaan. Raja, Pemimpin dan para Uskup memilih aku sebagai pertanda otoritas dan kebijaksanaan. Tidak seorangpun menentangku. Mereka mendengarkan dan menuruti kehendakku.”

Akhirnya NILA berbicara, lebih pelan dari yang lainnya, namun dengan kekuatan niat yang sama:

“Pikirkanlah tentang aku. Aku warna diam. Kalian jarang memperhatikan adaku untuk merepresentasikan pemikiran dan refleksi,matahari terbenam dan kedalaman laut. Kalian membutuhkan aku untuk keseimbangan dan kontras, untuk doa dan ketentraman batin.”

Jadi, semua warna terus menyombongkan diri, masing-masing yakin akan superioritas dirinya. Perdebatan mereka menjadi semakin keras. Tiba-tiba, sinar halilitar melintas membutakan.Guruh menggelegar. Hujan mulai turun tanpa ampun. Warna-warna bersedeku bersama ketakutan, berdekatan satu sama lain mencari ketenangan.

Di tengah suara gemuruh, hujan berbicara:

“WARNA-WARNA TOLOL, kalian bertengkar satu sama lain, masing-masing ingin mendominasi yang lain. Tidakkah kalian tahu bahwa kalian masing-masing diciptakan untuk tujuan khusus, unik dan berbeda? Berpegangan tanganlah dan mendekatlah kepadaku!”

Menuruti perintah, warna-warna berpegangan tangan mendekati hujan, yang kemudian berkata: “Mulai sekarang, setiap kali hujan mengguyur, masing-masing dari kalian akan membusurkan diri sepanjang langit bagai busur warna sebagai pengingat bahwa kalian semua dapat hidup bersama dalam kedamaian.PELANGI adalah pertanda Harapan hari esok.” Jadi, setiap kali HUJAN deras menotok membasahi dunia, dan saat Pelangi memunculkan diri di angkasa marilah kita MENGINGAT untuk selalu MENGHARGAI satu sama lain.

Read Full Post »

Older Posts »

%d bloggers like this: